Dianggap sebagai pemuda pemalas oleh klannya, seorang pemimpin puncak gunung justru mengejutkan semua orang setelah mengalahkan siluman kuat hanya dengan satu tebasan. Walau seluruh anggota klan berebut meminta bantuannya, ia tetap memilih hidup santai sembari menikmati hidangan lezat bersama adiknya.